Tugas Pendahuluan 2 Kondisi 6

 



1. Prosedur [Kembali]

  1. Buka web WOKWI.COM dan cari STM 32 NUCLEO C031C6
  2. Rangkai komponen sesuai dengan gambar rangkaian di modul
  3. Klik pada Library Manager untuk membuat file baru yang bernama main.h dan main.c
  4. Masukan program yang telah di buat sesuai kondisi pada kedua file tersebut
  5. Simulasikan

2. Hardware dan Diagram Blok [Kembali]

STM32 NUCLEO-G474RE



Float Switch

Flame Sensor

LED


Buzzer


Resistor





Relay


Diagram Blok





3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja [Kembali]





Inti dari prinsip kerja sistem ini adalah penggunaan waktu tunda (delay) berbasis timer untuk mendeteksi kontinuitas aktivitas sensor. Sistem tidak langsung bertindak saat sensor mendeteksi benda, melainkan menunggu sampai durasi tertentu terlampaui secara terus-menerus.

1. Kondisi Idle (Standby)

Saat tidak ada benda yang dideteksi oleh sensor IR (Logika LOW di PA0):

  • Mikrokontroler memastikan pin output PB0 (LED) dan PB1 (Buzzer) berada pada kondisi LOW.

  • LED merah Mati dan Buzzer Diam.

  • Variabel timer internal di dalam program akan di-reset (dinolkan) karena tidak ada benda terdeteksi.

2. Kondisi Awal Deteksi Benda (Kurang dari 15 Detik)

Saat sensor IR mendeteksi benda (Logika HIGH di PA0):

  • Sinyal HIGH masuk ke mikrokontroler melalui pin PA0.

  • Mikrokontroler mendeteksi adanya transisi sinyal dan mulai menghitung waktu (menjalankan timer internal) sejak benda pertama kali terdeteksi.

  • Kondisi Aktuator: LED dan Buzzer tetap dalam kondisi Mati/Diam. Mikrokontroler belum memberikan perintah output karena ambang batas waktu 15 detik belum tercapai.

3. Kondisi Deteksi Berlanjut (Mekanisme Inti)

Jika benda masih ada di depan sensor (PA0 tetap HIGH):

  • Sistem secara kontinu mengecek apakah waktu yang berjalan sudah melewati durasi penundaan (delay duration = 15.000 ms).

  • Skenario A: Benda diangkat sebelum 15 detik. Timer akan di-reset ke nol, dan rangkaian kembali ke kondisi Idle. Tidak ada alarm.

4. Kondisi Ambang Batas Terlampaui (Lebih dari 15 Detik)

Jika sensor mendeteksi benda secara terus-menerus selama lebih dari 15 detik (Sinyal PA0 HIGH tanpa putus):

  • Logika program di mikrokontroler akan mendeteksi bahwa waktu tunggu telah selesai.

  • Mikrokontroler segera memberikan perintah output:

    • Pin PB0 diatur ke kondisi HIGH, sehingga LED Merah menyala.

    • Pin PB1 diatur ke kondisi HIGH, sehingga Buzzer berbunyi.

  • Kondisi Aktuator: Kedua aktuator akan tetap menyala konstan selama benda masih terdeteksi oleh sensor IR. Ini adalah mekanisme kunci untuk memastikan alarm tidak mati selama "gangguan" masih ada.

5. Pemulihan Kondisi (Reset Manual/Otomatis)

Saat benda akhirnya diangkat atau sensor tidak lagi mendeteksi benda (Sinyal PA0 kembali LOW):

  • Mikrokontroler mendeteksi hilangnya sinyal input.

  • Sistem langsung mematikan output pada pin PB0 (LED Mati) dan PB1 (Buzzer Diam).

  • Timer internal di-reset kembali ke nol untuk siap melakukan deteksi berikutnya.



4. Flowchart dan Listing Program [Kembali]


Flowchart




Program Main. h







Program Main. c





















5. Video Demo [Kembali]







6. Kondisi [Kembali]

Buatlah rangkaian seperti pada gambar percobaan 2 dengan kondisi ketika infrared sensor mendeteksi benda secara terus-menerus selama lebih dari 15 detik , maka buzzer tetap berbunyi dan LED merah tetap menyala. 

7. Video Simulasi [Kembali]



8. Download File [Kembali]







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kontrol Rumah Kaca pada Greenhouse

modul 1

Electrical Engineering